Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang
Akau Potong Lembu (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Tanjungpinang - Malam-malam tapi lapar di Tanjungpinang? Saatnya keluar dari hotel dan carilah di peta Akau Potong Lembu. Inilah wisata kuliner malam asyik di Tanjungpinang.

Soal wisata kuliner, Tanjungpinang sudah tidak perlu diragukan lagi, deh. Ada banyak pilihan yang menggiurkan buat traveler. Mulai dari kuliner seafood, masakan Melayu, Padang, hingga Chinese Food.

Nah, orang Tanjungpinang sendiri hobi kulineran. Mereka suka keluyuran di malam hari buat cari makan. Salah satu tempat legendaris yang dituju warga Tanjungpinang buat kulineran malam, apalagi kalau bukan Akau Potong Lembu.

Dilihat dari namanya, spot wisata kuliner satu ini memang unik. Bagi traveler yang baru pertama kali ke Tanjungpinang, di dalam hati pasti bertanya-tanya, kenapa tempat ini bernama Akau Potong Lembu?

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang

Ramainya Akau Potong Lembu (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Rupanyam nama Akau Potong Lembu itu tidak langsung tercipta, melainkan ada cerita di baliknya. Akau adalah nama pedagang keturunan Tionghoa yang membuka warung kopi di daerah Kota Tua Tanjungpinang. Warung Akau terkenal dan banyak dikunjungi orang.

Di tahun 90-an, Akau pindah ke Jalan Potong Lembu. Dinamakan Jalan Potong Lembu, karena di sana banyak terdapat tukang jagal sapi alias tempat pemotongan hewan. Lama-kelamaan, nama tempat ini pun dikenal sebagai Akau Potong Lembu.

Bentuk Akau Potong Lembu sendiri seperti sebuah food court raksasa dengan puluhan meja dan kursi yang terhampar di lahan outdoor nan luas. Sementara, para pedagang makanan berada di sepanjang jalan mengelilinginya.

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang

Traveler tinggal berkeliling dan pilih yang disuka (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Kalau mau makan, traveler tinggal berkeliling saja untuk memilih menu makanan apa yang mau dimakan. Aneka olahan seafood, kwetiau, nasi goreng, ikan bakar, sate padang, hingga bubur pun ada.

Setelah memilih mau makan apa, pedagang akan memasakkan pesanan traveler. Traveler tinggal duduk manis di meja, sang pedagang yang akan mengantarkannya ke sana.

Menariknya, meski kondisi Akau Potong Lembu sedang ramai banget penuh dengan orang, sang pedagang pasti bisa menemukan dimana traveler duduk dengan mudah. Padahal bagi orang biasa, hal itu sangat sulit dilakukan.

Mereka seperti punya indera keenam saja. Sesudah makanan diantar ke meja, baru traveler membayar sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan si pedagang.

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang

Aneka makanan di Akau Potong Lembu (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Beberapa kuliner yang detikTravel rekomendasikan untuk dicoba adalah kwetiau seafood, nasi ayam, aneka gorengan ikan, hingga lontong goreng yang khas. Jangan lupa cobain juga Gonggong, sejenis siput laut khas dari Kepulauan Riau.

Untuk minumnya, jangan lupa cobain es koteng dengan banyak isian. Rasanya sungguh menyegarkan! Ada juga es cendol dan teh obeng yang cocok dipadukan dengan makanan apa saja.

Oh iya, karena ada banyak warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Tanjungpinang, maka ada banyak pula kuliner non halal yang dijual di Akau Potong Lembu. Bagi yang muslim, pastikan pedagang makanan yang traveler pilih mencantumkan logo halal.

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam Tanjungpinang

Seporsi kwetiau lezat (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Jangan sekali-sekali memilih pedagang yang menuliskan nonhalal di kedai makanannya. Pedagang makanan nonhalal memang diwajibkan mencantumkan tulisan non halal di depan kedainya, agar traveler beragama muslim tidak salah memilih.

Buat traveler yang mau kulineran malam di Akau Potong Lembu, spot kuliner ini buka setiap hari. Jam bukanya mulai dari pukul 17.00 hingga 00.00 WIB. Harga makanan di sini dibanderol mulai dari Rp 10 ribuan hingga Rp 50-ribuan.

wisata-tanjungpinangwisata-kulinertanjungpinangkulinerkuliner-malamkepulauan-riauchinese-foodakau-potong-lembu

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Romantis Abis! Ketemu Jodoh, Dilamar, Sampai Nikah di Pesawat

Jodoh memang bisa bertemu di mana saja. Pasangan ini memiliki kisah serba di pesawat. Bahkan, pendetanya adalah teman sederet di bangku pesawat.

Sepi Job Selama Pandemi, Pasangan Desainer dan Pramugari Jualan Gorengan

Sebelum wabah virus Corona, desainer Amos Ananda Yeo dan istrinya yang seorang pramugari Laura Ooi amat berkecukupan. Kini, mereka mencari nafkah dengan berjualan gorengan.

Ganja Legal di Thailand, Jadi Menu di Restoran dan Rumah Sakit

Thailand telah melegalkan ganja untuk dikonsumsi masyarakat. Di negara itu, restoran hingga rumah sakit bahkan menjual berbagai menu olahan berbahan dasar ganja.

Ada Hotel di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Boleh Dicoba Nih

Anara Airport Hotel menjadi hotel pertama yang dibuka di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten. Hotel ini siap melayani traveler dengan protokol kesehatan.

Melanie Subono Sentil Video Pilot Vincent di Lokasi Tragedi

Nama pilot Vincent Raditya yang juga merupakan seorang Youtuber dunia penerbangan disentil oleh Melanie Subono. Terkait videonya di lokasi tragedi.

Jurnalis Asing Ungkap Pengalaman Terbang Menegangkannya Naik Sriwijaya Air

Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 menjadi sorotan baik media dalam hingga luar negeri. Jurnalis asing pun berbagi kisahnya menaiki Sriwijaya Air.

Keterlaluan! Ada Hewan Laut dengan Tubuh Penuh Coretan Bertuliskan Trump

Hewan manatee atau yang dikenal sebagai lembut laut dikenal begitu ramah. Namun, ada orang yang tega mengukir nama Presiden AS Donald Trump di punggungnya. Terlalu.

Media Asing Ulas Sebab Kecelakaan Pesawat yang Sering Terjadi di Indonesia

Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menambah daftar panjang kecelakaan pesawat di Indonesia. Media asing pun menyoroti penyebab seringnya terjadi kecelakaan tersebut.

Wisatawan Asing Mungkin Takkan Bebas Lagi Nikmati Ganja di Amstedam

Kota terbesar di Belanda ini telah lama jadi surga bagi pengguna ganja di dunia. Akan tetapi, walikota setempat ingin Amsterdam juga dikenal sebagai keindahan kotanya.

Mengenal Pemilik Sriwijaya Air, Dulu Bisnis Garmen Lalu Kelola Maskapai

Sriwijaya Air yang merupakan maskapai terbesar ketiga di Indonesia, dimiliki oleh pengusaha bernama Chandra Lie. Sebelum mengelola maskapai, ia ternyata adalah pengusaha garmen yang sukses.

Trending