Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Alasan Kenapa Kamu Malas Bongkar Koper Setelah Liburan

Alasan Kenapa Kamu Malas Bongkar Koper Setelah Liburan
Ilustrasi packing dengan koper. Foto: Shutter Stock

Liburan tentu merupakan hal yang paling menyenangkan. Mengunjungi tempat wisata yang belum pernah didatangi, bertemu dengan orang baru, hingga menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat liburan.

Meski menyenangkan, liburan panjang terkadang melelahkan.

Selepas liburan, merebahkan diri di kasur yang empuk rasanya sungguh menyenangkan. Kadang, hal ini bikin kamu malas untuk membongkar koper setelah liburan.

Dilansir Huffpost, tak hanya itu saja, ternyata ada beberapa alasan lain yang membuat seseorang jadi malas membongkar koper setelah liburan.

1. Kegembiraan yang Telah Hilang

Ilustrasi Traveling

Ilustrasi traveling di Pantai. Foto: Eraspace.com

Setelah liburan usai, rasa gembira ternyata ikut berkurang. Bahkan, ketika sampai di rumah, sebagian traveler telah membayangkan bagaimana mereka akan kembali ke rutinitas yang ada.

Menurut travel blogger Jessica Norah, berbeda saat ingin liburan, kamu tentu akan mencicil atau menyiapkan peralatan traveling-mu jauh-jauh hari dengan batas waktu tertentu. Setelah liburan, traveler cenderung menunda-nunda untuk memberesekan isi koper.

"Tetapi ketika kamu kembali dari traveling, kegembiraan hilang dan tidak ada batas waktu untuk membongkar koper," kata Norah.

Bahkan, menurut asisten profesor klinis psikiater di Universitas George Washington, Jean Kim, mengungkapkan bahwa menunda membongkar koper setelah liburan mungkin merupakan upaya untuk mempertahankan kesenangan dalam perjalanan.

"Ini mungkin cara untuk mempertahankan perasaan kebebasan yang mungkin mereka miliki saat bepergian. Pada dasarnya, berpura-pura mereka masih di jalan, alih-alih kembali ke kesibukan kehidupan biasa mereka," katanya.

2. Masih Dalam Suasana Liburan

Liburan

com-Ilustrasi liburan bersama teman Foto: Shutterstock

Ketika seseorang telah selesai liburan. Sebagian dari mereka masih merasa berada di dalam suasana liburan. Alih-alih berada di dalam suasana liburan, mereka cenderung menunda-nunda untuk merapikan koper mereka.

Menurut Psikolog Klinis, Tamara McClintock Greenberg, penundaan sering terjadi ketika kita gugup tentang sesuatu, atau memiliki perasaan tidak menyenangkan tentang hal yang kita hindari.

"Saya pikir tidak membongkar (koper) merupakan cara untuk menghindari perasaan bahwa kesenangan telah berakhir. Jadi dalam hal itu, mungkin membongkar adalah cara untuk mempertahankan perjalanan atau semacam penyangkalan bahwa liburan telah berakhir, meskipun dengan cara yang tidak membantu," kata Greenberg.

3. Membawa Terlalu Banyak Barang

Ilustrasi merapikan barang ke dalam koper

Ilustrasi merapikan barang ke dalam koper Foto: Shutter Stock

Alasan berikutnya kenapa kamu malas membongkar koper setelah liburan, adalah karena membawa terlalu banyak barang. Salah seorang travel blogger bernama Rupert Wolfe Murray, mengatakan, begitu banyak traveler yang kesulitan membongkar koper, karena terlalu banyak membawa barang.

"Ketika liburan kita sering dihadapkan dengan cara bagaimana untuk membawa banyak barang dalam ruang yang terbatas. Berurusan dengan hal seperti itu adalah tugas besar secara psikologis dan bepergian itu melelahkan, jadi kita cenderung membiarkannya," kata Murray.

4. Rasa Malas yang Menghantui

Ilustrasi pemalas, malas, ngantuk

Ilustrasi pemalas. Foto: Shutter Stock

Lelah bukanlah satu-satunya alasan kenapa seseorang menunda untuk membongkar koper setelah liburan.

Menurut Kim, ada beberapa situasi yang memungkinkan seseorang menunda untuk membongkar kopernya, seperti rasa malas yang menghantui.

Padahal mengulur-ulur waktu untuk membuka koper akan merugikan diri sendiri, karena akan ada banyak waktu yang terbuang. Toh, nanti kamu juga akan membukanya.

ÔÇťAdalah normal untuk sedikit sedih dan kecewa untuk kembali dari liburan yang sangat dinanti. Bagi sebagian orang, ini juga bisa mewakili sesuatu yang lebih besar seperti ketidakbahagiaan dengan pekerjaan, hubungan, situasi rumah dan lainnya," ujar Kim.

Meski begitu, membongkar koper setelah liburan, bukanlah akhir dari segalanya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kamu tidak malas ketika membongkar koper. Mulai dari menyesuaikan barang dengan durasi liburan, tidak terlalu membawa banyak barang, hingga memisahkan barang-barang yang akan dibawa saat liburan.

Jadi, jangan malas membongkar kopermu setelah liburan, ya.

travelserba_serbi-traveltravelingwisatawanliburankoper

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending