Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Kaset Rekaman yang Hilang 20 Tahun Lalu kembali Ditemukan Pemiliknya

Kaset Rekaman yang Hilang 20 Tahun Lalu kembali Ditemukan Pemiliknya
Foto: Mixtape yang ditemukan setelah hilang 20 tahun (Mandy Braker)

Stockholm - Menemukan barang berharga yang telah hilang menjadi suatu kebahagiaan bagi seseorang. Apalagi, jika barang tersebut telah hilang puluhan tahun.

Seperti dilansir dari Travel and Leisure, seorang anak perempuan berumur 12 tahun memiliki kaset pita berisi campuran lagu buatannya sendiri pada awal tahun 1990. Gadis bernama Stella Weddel ini mengisi kasetnya dengan lagu-lagu Disney, Bob Marley, Shaggy dan beberapa penyanyi lainnya.

Saat mengunjungi resor Costa Brava di Empuriabrava, Eropa, Stella kehilangan kaset rekaman atau mixtape kesayangannya. Namun tak disangka, dia dapat menemukan benda itu 20 tahun kemudian.

Tahun 2019, Stella mengunjungi sebuah pameran fotografer Mandy Braker di Galeri Fotografiska di Stockholm, Swedia. Di sinilah peristiwa yang tak terduga terjadi. Dia menemukan benda yang tak asing baginya dipajang, mixtape yang sudah lama hilang.

Awalnya, Stella tidak yakin apakah mixtape yang terpajang adalah miliknya. Lalu, dia membandingkan daftar lagu yang tertera dengan CD miliknya yang juga berisi lagu yang sama persis dengan mixtapenya yang hilang. Ternyata benar, mixtape ini adalah milik Stella.

Stella lalu mengirim email kepada Barker, mengatakan bahwa kemungkinan mixtape yang ada di pameran adalah miliknya. Dia mengaku sering membuat mixtape dari CD untuk mendengarkan lagu-lagunya menggunakan Walkman saat berlibur.

"Ketika saya membaca daftar lagu, rasanya sangat akrab bagi saya, jadi, saya mengambil foto itu dan membandingkannya dengan CD asli dari tahun 1993 yang masih saya miliki, dan itu adalah daftar lagu yang persis sama, tetapi dimulai dari trek tiga," kata Stella.

Mixtape ini menempuh perjalanan lebih dari 1.200 mil dari Pulau Mallorca ke Playa de Barlovento de Jandia, sebuah pulau Spanyol di lepas pantai Afrika, saat ditemukan oleh Barker, si pemilik pameran pada tahun 2017.

Barker memasukkan mixtape ini ke dalam pameran kelilingnya yang bertema 'Laut Artefak', yang mendokumentasikan sampah plastik di seluruh dunia. Dia lalu menghubungi Kepala Unit Penelitian Sampah Laut Internasional di Universitas Plymouth untuk memverifikasi bahwa mixtape yang ditemukannya dapat melakukan perjalanan sejauh ini.

"Sangat sulit untuk mengatakan dengan tepat berapa lama pita itu berada di laut, Namun fakta bahwa pita itu bertahan utuh menunjukkan daya tahan plastik dan ancaman yang dapat ditimbulkannya terhadap lingkungan laut," katanya.

Saat mengetahui kaset ini adalah milik Stella, Barker hampir tidak mempercayainya. Namun, Stella sangat beruntung dapat menemukan benda yang telah hilang 20 tahun lamanya.

"Sejujurnya, aku tidak bisa mempercayainya untuk sementara waktu. Bahkan setelah kaset itu diputar, itu adalah kesempatan luar biasa bagi Stella karena berkunjung ke pameran saya dan mengenali rekamannya," kata Barker.

mixtapemixtape-hilangpulau-mallorcaplaya-de-barlovento-de-jandia

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending