Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang
Kedai Kopi Pagi Sore di Tanjungpinang (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Tanjungpinang - Ada yang kurang kalau liburan ke Tanjungpinang tapi tidak sarapan ke Kedai Kopi Pagi Sore. Inilah tempat sarapan paling otentik bagi warga Tanjungpinang.

Sepintas dari namanya, kita akan teringat pada nama sebuah Rumah Makan Padang terkenal di Jakarta. Tapi, Pagi Sore di Tanjungpinang bukanlah rumah makan Padang, melainkan sebuah kedai kopi lokal yang sudah terkenal dan punya banyak penggemar setia.

Kedai Kopi Pagi Sore beralamat di Jalan Merdeka No 85, Tanjungpinang. Lokasinya berada tepat di pinggir jalan, tak jauh dari kawasan Pelabuhan Tanjungpinang. Bangunan kedai ini tak terlalu luas, tapi cukup untuk menampung puluhan orang dalam sekali waktu.

Dari dulu bangunan Kedai Kopi Pagi Sore tak mengalami banyak perubahan. Ya, tetap segitu-segitu saja.

Dari penampakannya, bangunan kedai ini tampak mencerminkan usianya, tua tapi tak lekang oleh zaman.

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Suasana kedai (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Dari Hotel Aston Tanjungpinang, tempat detikTravel menginap, perjalanan menuju Kedai Kopi Pagi Sore bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit. Kalau ingin cari sarapan lokal yang otentik, bisa banget 'kabur' dari hotel dan menuju ke kedai ini.

detikTravel berjumpa langsung dengan Mohammad Yasin (57), sang pemilik Kedai Kopi Pagi Sore. Yasin meneruskan usaha ini dari orang tuanya. Yasin sendiri lah yang membuat roti prata sebagai sarapan kami pagi itu.

"Mulai dari tahun 1951. Dulu jualannya banyak, ada Nasi Briyani. Tapi untuk Briyani, orang sini agak kurang suka. Bumbunya terlalu kuat. Akhirnya, saya coba-coba sampai jadi Prata yang sekarang," kisah Yasin kepada detikTravel.

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Mohammad Yasin, pemilik Kedai Kopi Pagi Sore (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Dari tangan Yasin, dihasilkanlah roti prata yang sangat nikmat. Adonan roti prata ia tarik-tarik, pukul-pukul, baru kemudian dipanggang. Lalu roti prata itu dia cabik-cabik, hingga nantinya dihidangkan di depan para tamu.

Sejak zaman dahulu kala, roti prata memang jadi menu andalan Kedai Pagi Sore. Cara makannya, roti prata disobek, lalu dicocol ke kuah kari. Bisa kari ayam atau kari sapi, tergantung selera traveler saja.

Roti prata ini ada yang kosong alias polos, atau bisa juga roti prata isi daging sapi, bahkan isi suwiran ikan tongkol. Pagi itu, detikTravel memesan seporsi roti prata kosong dan seporsi roti prata isi daging sapi untuk sarapan. Tak lupa segelas kopi susu sebagai teman makannya.

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Roti prata kosong (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Saat suapan pertama, saya memakannya polosan saja. Roti prata kosong ini terasa begitu empuk dan lembut di mulut. Baru pada suapan kedua, saya padukan dengan kuah kari ayam Rasanya jadi semakin nendang. Endolita, kalau anak zaman sekarang bilang.

Khusus untuk roti prata isi daging sapi, bentuknya sama seperti martabak yang biasa kita makan. Untuk cocolannya, ada campuran kecap asin, cuka, potongan timun dan bawang bombay. Kedua tipe roti prata ini sama sedapnya!

Selain roti prata, ada satu menu lagi yang khas dari Kedai Pagi Sore yaitu Asma Rujak. Dari sekian banyak rumah makan atau kedai kopi di Tanjungpinang, hanya Kedai Pagi Sore milik Yasin lah yang menjual Asma Rujak yang otentik.

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Asma rujak (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Asma Rujak ini wujudnya seperti asinan. Gorengan bakwan kepiting dipotong-potong, kemudian dicampur dengan irisan buah (bengkoang dan timun), lalu disiram dengan kuah kacang yang bercita rasa asam segar dan pedas. Duh, sedapnya!

Karena bahan baku kepiting terkadang susah didapat, biasanya diganti dengan udang. Oh iya, jangan lupa semua makanan itu dipadukan dengan menyeruput segelas kopi susu yang nikmat. Sungguh aduhai, rasanya.

Kedai Kopi Pagi Sore, Tempat Sarapan Terbaik di Tanjungpinang

Menu sarapan kami pagi itu (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)

Bagi warga Tanjungpinang, sarapan di Kedai Kopi Pagi Sore adalah cara terbaik untuk memulai hari. Kedai kopi tidak hanya jadi tempat makan, tapi juga sebagai tempat bersosialisasi, ngobrol ngalor-ngidul, hingga terjadi deal-deal politik dan bisnis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Itulah uniknya Kota Tanjungpinang. Traveler yang berminat, langsung saja meluncur ke Kedai Kopi Pagi Sore. Sama seperti namanya, kedai kopi ini buka di pagi hari mulai pukul 06.00 dan tutup di sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.

wisata-tanjungpinangwisata-kulinerkedai-kopipagi-soretanjungpinangtempat-sarapankepulauan-riau

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Hewan Peliharaan Sultan, Mudik Naik Jet Pribadi Khusus

Orang kadang memperlakukan hewan peliharaan seperti anak sendiri. Hal itu yang dilakukan seorang wanita asal Mumbai, India.

Batal Traveling, Wanita Ini Buat Video Naik Pesawat di Rumah

Saat tak bisa kemana-mana, seorang wanita membuat video perjalanan dari rumahnya. Mulai dari mencetak tiket hingga dilayani pramugari di dalam pesawat.

Pilu Gajah Makan Nanas Berpetasan, Sebuas Itukah Manusia?

Kasus gajah mati setelah diberi makan nanas berisi petasan membuat kita bertanya-tanya. Seberapa buaskah manusia hingga tega melakukan itu?

Melihat Gurita Terdalam Dunia yang Hidup di Palung Jawa

Gurita ini layak dinobatkan sebagai gurita terdalam di dunia. Dia tinggal pada kedalaman 6.920 meter di Palung Jawa.

Hotel Gaya Baru, Tanpa Atap Tanpa Dinding

Bagaimana jika adan hotel tanpa atap tanpa dinding? Ternyata penginapan ini benar-benar ada dan punya pemandangan mewah.

Kebaikan Hati Pemilik Kafe untuk Turis-Turis Bokek

Pandemi virus Corona di Sri Lanka menyisakan turis yang terjebak tak bisa pulang. Mereka tetap tinggal di pondok penginapan, makanan disuplai oleh pemilik cafe.

Mungkin Ini Bakal Restoran Terbaik di Era New Normal

Era New Normal bagi pelaku rumah makan berarti jarak antar meja yang lebih jauh. Hanya soal itu, restoran di Swedia ini mungkin adalah yang terbaik.

Kocaknya Netizen Saat Raisa Minta Editin Foto di GBK

Penyanyi cantik Raisa meminta kepada netizen untuk mengedit fotonya di Gelora Bung Karno. Percayalah, hasil editan netizen bikin ketawa ngakak!

Manasin Pizza Nggak Gini Juga Kali, Jangan di Lampu Kabin Pesawat

Ada-ada saja tingkah penumpang pesawat. Kali ini, ada penumpang yang sengaja manasin pizza di bawah lampu baca kabin. Duh, nyeleneh banget!

Sugoi! Paspor Jepang Berlukiskan Pemandangan Gunung Fuji

Paspor Jepang tak hanya jadi yang terkuat tapi juga terindah dengan lukisan Gunung Fuji yang terpampang di setiap halamannya.

Trending