Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Ketinggian Pesawat Berpengaruh ke Perubahan Iklim

Ketinggian Pesawat Berpengaruh ke Perubahan Iklim
Contrails, jejak pembakaran pesawat (Michael Marston ePixel Images/CNN)

Jakarta - Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa ketinggian pesawat ternyata mempengaruhi perubahan iklim. Jika ketinggiannya saat ini diubah bisa dipercaya akan lebih ramah untuk iklim.

Dilansir CNN, pengubahan ketinggian pesawat bisa mengurangi dampak iklim. Ketika ketinggian pesawat diubah beberapa ribu kaki, kerusakan iklim dapat dikurangi hingga 59 persen.

Hal itu diungkapkan dalam sebuah studi oleh tim ilmuwan di Imperial College London. Fokus studi ini menghilangkan adanya contrails, yakni garis-garis kondensasi berwarna putih yang biasa dilihat setelah pesawat lewat di langit akibat sisa pembakaran.

Formasi seperti awan ini dapat memiliki efek pendinginan, bertindak untuk memantulkan sinar matahari yang akan memanaskan bumi. Contrails juga dapat menghalangi panas keluar dari bumi.

Pada November 2019, studi dari ilmuwan MIT menyimpulkan bahwa contrails menyumbang 14% perubahan iklim. Contrails tidak bertahan lama, maksimum sekitar 18 jam.

Imbauannya yakni menerbangkan pesawat lebih tinggi atau lebih rendah. Karena, hal itu dapat membantu menghilangkan contrails.

Ketinggian Pesawat Berpengaruh ke Perubahan Iklim

Contrails, jejak pembakaran pesawat (Michael Marston ePixel Images/CNN)

Contrails hanya terbentuk di area dengan atmosfer yang lebih tipis, dengan kelembaban tinggi. Secara teori, dimungkinkan untuk menghindarinya dan bisa mendapat manfaat lingkungan.

Dalam simulasi komputer hingga menghasilkan simpulan itu digunakan data yang tersedia pada pesawat terbang di wilayah udara Jepang. Para ilmuwan menguji apa yang akan terjadi jika pesawat terbang lebih tinggi atau lebih rendah dari jalur penerbangan mereka saat ini.

Jika pesawat menyimpang dari jalur penerbangan maka akan terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar. Tetapi kata para peneliti mengatakan bahwa kenaikannya itu kurang dari 0,1 persen.

Andrew Heymsfield, ilmuwan senior di Pusat Penelitian Atmosfer Nasional, mengatakan bahwa temuan itu masuk akal. Tapi, ia mempertanyakan bagaimana implementasinya dalam penerbangan komersil.

Heymsfield mengatakan bahwa pesawat tidak dapat terbang secara sembrono karena harus tetap di jalurnya. Jika perubahan diadopsi akan mengarah pada beberapa pengurangan emisi.

Dunia penerbangan saat ini berkontribusi antara 2-3% dari seluruh emisi CO2 global. Hal ini akan tetap menjadi masalah meski terbang di ketinggian yang berbeda.

contrailspesawatserba_serbi-penerbanganperubahan-iklim

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending