Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Nginap di Hotel dengan Pemandangan Planet dan Bintang, Mau?

Nginap di Hotel dengan Pemandangan Planet dan Bintang, Mau?
Von Braun Station, hotel antariksa (dok. The Gateway Foundation)

San Fransisco - Sebuah perusahaan dari California, AS berencana membuat sebuah hotel di luar angkasa. Traveler bisa tidur sambil melihat planet dan bintang-bintang.

The Gateway Foundation, perusahaan yang berbasis di California, AS mengungkap rencananya untuk membuat Stasiun Von Braun, sebuah hotel berbentuk pesawat ulang alik yang melayang di luar angkasa.

Dilansir detikcom dari CNN Travel, Senin (23/9/2019), rencananya hotel ini akan meluncur di tahun 2025 dan kemudian beroperasi secara fungsional di tahun 2027. Gambar desain hotel luar angkasa ini pun sudah diluncurkan ke publik.

Hotel antariksa ini berbentuk seperti sebuah roda yang berputar. Ada 24 modul yang berbentuk seperti penunjuk angka jarum jam. Hotel ini nantinya akan melayang-layang mengorbit ke planet Bumi.

Desain hotel ini sama dengan sketsa yang digambar Wernher Von Braun, insinyur antariksa dari AS sekitar 60 tahun yang lalu. Bahan-bahan material yang digunakan di hotel ini meliputi metal alloy, carbon composite, hingga teknologi printer 3D.

Menginap di Hotel Ini, Pemandangannya Planet & Bintang-bintang

Bentuknya seperti roda raksasa (dok. The Gateway Foundation)

Tim Alatorre, arsitek senior The Gateway Foundation menyebut interior dari hotel antariksa ini akan mirip dengan Film karya sutradara Stanley Kubrick yang berjudul '2001: A Space Odyssey', meski tidak sama persis. Tim juga ingin agar bentuknya agak agak seperti Star Trek.

"Bentuknya hampir mirip secara blueprint. Kami ingin ada beberapa aktivitas rekreasi dan games yang tidak bisa kamu lakukan di Bumi. Karena berat lebih ringan dan tidak ada gravitasi, kamu bia melompat lebih tinggi atau berlari tidak seperti di bumi," kata Tim.

Menginap di Hotel Ini, Pemandangannya Planet & Bintang-bintang

Bisa menampung hingga 450 orang tamu (dok. The Gateway Foundation)

Stasiun Von Braun rencananya bisa menampung hingga 352 tamu yang menginap. Kapasitas maksimalnya bisa menampung hingga 450 orang. Selain untuk liburan, Stasiun Von Braun bisa juga difungsikan sebagai sarana edukasi dan penelitian.

"Tujuan kami, adalah untuk menciptakan kebudayaan antariksa, dimana orang pergi ke luar angkasa, hidup dan bekerja di sana, sehingga ingin juga tinggal di sana. Kami percaya ada permintaan untuk itu," lanjut Tim.

Menginap di Hotel Ini, Pemandangannya Planet & Bintang-bintang

Hotel ini siap meluncur 2025 (dok. The Gateway Foundation)

Untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi pada tubuh manusia jika terlalu lama tinggal di luar angkasa, traveler yang berminat hanya boleh tinggal di hotel ini beberapa minggu saja. Sementara untuk para staff, hanya boleh tinggal selama 6 bulan sampai 1 tahun saja.

Stasiun Von Braun bukanlah hotel pertama yang akan beroperasi di luar angkasa. Sebelumnya ada hotel Aurora Station besutan start up bernama Orion Span, yang rencananya akan buka di tahun 2022.

san-fransiscoamerika-serikathotelluar-angkasaantariksapesawat-ulang-alikplanettata-suryahotel-luar-angkasa

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending