Tripcle / Infos / Detail Tripcle

Panas Virus Corona, Presiden Jokowi Masih Cari Wisman?

Panas Virus Corona, Presiden Jokowi Masih Cari Wisman?
Foto: Andhika/detikcom

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terbaru terkait permasalahan virus Corona. Salah satunya adalah meningkatkan jumlah wisman MICE atau Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition. Lho, kok?

Segenap langkah dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona. Indonesia sendiri menyetop sementara penerbangan dari dan ke China. Langkah seperti ini sebelumnya juga dilakukan oleh negara-negara lain.

Di tengah polemik ini, wajar jika angka kunjungan pariwisata menurun tajam. Tak ada turis China, padahal mereka menjadi pemasok devisa kedua untuk pariwisata mancanegara.

Kemenparekraf bekerja sama dengan Kemenhub untuk memberikan diskon pada tiket penerbangan domestik. Harapannya penurunan turis China bisa ditutup dengan wisatawan domestik.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo pun melakukan Rapat Terbatas mengenai Lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia. Diintip detikcom dari akun resmi Sekretariat Kabinet, ada 4 hal yang jadi hasil rapat.

Di antara 4 poin, salah satunya adalah tentang pariwisata.

"Memaksimalkan kegiatan konferensi dalam negeri, MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition), serta tingkatkan promosi untuk menyasar ceruk pasar wisman yang mencari alternatif destinasi wisata karena batal mengunjungi RRT, Korea, dan Jepang," tulis Sekretariat Kabinet.

Jika dilihat lebih seksama, bagian meningkatkan promosi wisman dirasa kurang pas oleh banyak netizen di kolom komentar. Mengapa?

Arab Saudi yang menggantungkan diri dari pariwisata umroh dan haji pun mengambil langkah pahit untuk menyetop sementara kunjungan ziarah. Padahal kerugiannya akan sangat terasa.

Negara Seperti Singapura juga menyetop beberapa penerbangan agar penyebaran virus bisa ditekan dan tidak menular ke negara tetangga.

Namun Indonesia justru mengambil kesempatan untuk memasukkan wisman yang batal ke RRT, Korsel dan Jepang. Tutupnya sejumlah bisa menjadi solusi bagi yang ingin tetap liburan.

Langkah ini menuai banyak komentar.

"Mohon maaf, Bapak. Di saat negara lain mengurangi jumlah wisatawan, kita malah mempromosikannya, gitu? Bukannya malah berbahaya buat negara kita, ya? Pencegahannya dgn periksa suhu wisatawan? Sudah terbukti kan kalo penderita awalnya tanpa gejala dan bisa nyebarin virus?" cuit @ferdiriva.

"Negara2 lain mengorbankan sektor ekonomi & pariwisatanya demi kesehatan warga negaranya. Tapi sebaliknya negara ini mengorbankan kesehatan warganya demi ekonomi & pariwisata. Saya sadar Indonesia adalah salah satu negara dgn populasi terbanyak, tapi semurah itukah nyawa kami?" cuit @shandya.

"Arab berani menghentikan umroh yg notabene membuat pemasukan mereka menurun secara drastis, lah kita malah mempersilahkan?" cuit @gunturPangestu_

"Pak, wisman juga pinter kali, mending stay di negaranya ngapain ambil resiko keluar negeri," sindir @Tebe131.

Unggahan ini telah dikomentari oleh 130 ribu akun dan di retweet hingga 548 kali sampai berita ini terbit.

virus-coronawismanrapat-terbatas

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending