Tripcle / News / Detail Tripcle

Gaet Wisatawan Arab, Indonesia Promosi Sampai Jeddah

Gaet Wisatawan Arab, Indonesia Promosi Sampai Jeddah
Foto: (dok Kemenparekraf)

Jakarta - Arab Saudi menjadi salah satu pasar penting buat Indonesia. Dengan melakukan promosi wisata ke Arab, Indonesia berharap ada kenaikan wisatawan.

Dari rilis yang diterima detikcom, Kamis (27/2/2020) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan dukungan Konsulat Jenderal RI di Jeddah menggelar rangkaian kegiatan promosi pariwisata Indonesia yang berlangsung di dua kota besar Arab Saudi, Madinah dan Jeddah, pada 23 hingga 28 Februari 2020.

Selama rangkaian kegiatan promosi, 10 industri pariwisata Indonesia diajak memasarkan paket destinasi wisata yang cocok untuk masyarakat Arab Saudi. Dari promosi ini Indonesia mengharapkan kenaikan wisatawan Arab sebanyak 10 persen atau 200.000 orang.

Target Arab Saudi memang lebih diarahkan kepada lamanya tinggal dan spending saat liburan. Sejauh ini spending paling besar yang dilakukan oleh wisatawan Arab USD 2.200 atau sekitar Rp 30 juta dengan lama tinggal 11-12 hari.

Promosi dimulai dari kegiatan Industrial Gathering Madinah pada 23 Februari 2020 di Hotel Pullman Zamzam Madinah. Kegiatan ini bersifat B to B (Business to Business) dengan melibatkan 20 travel agent dari Arab Saudi.

Genjot Wisatawan Arab, Indonesia Promosi Sampai Jeddah

Foto: (dok Kemenparekraf)

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II Kemenparekraf, R Sigit Witjaksono, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk menggaet pasar wisatawan Arab Saudi yang akan memasuki masa liburan musim panas.

"Tepatnya ada di bulan Mei hingga Agustus. Dengan menyelenggarakan rangkaian promosi pada JTTX 2020, diharapkan dapat terjadi kontak dan kontrak bisnis pada kegiatan B to B serta menawarkan paket wisata Indonesia langsung kepada masyarakat Arab Saudi pada kegiatan B to C," kata Sigit Witjaksono.

Deputi Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Nia Niscaya, menambahkan, tingginya minat wisman Arab Saudi untuk berkunjung ke Indonesia perlu dibarengi dengan promosi destinasi-destinasi baru. Karena selama ini yang dikenal wisman Arab Saudi terbatas destinasi Jakarta, Jawa Barat, Bandung, dan Bali.

Genjot Wisatawan Arab, Indonesia Promosi Sampai Jeddah

Foto: (dok Kemenparekraf)

Adapun destinasi yang coba fokus ditawarkan Kemenparekraf yakni Aceh-Medan-Padang yang juga bagian dari Tourism Hub Malaysia, kemudian Jakarta-Bandung-Bali-Lombok yang sudah dikenal masyarakat Arab Saudi, kemudian ada Jawa Tengah dengan destinasi Joglo Semar (Jogjakarta-Solo-Semarang) dan Jawa Timur dengan destinasi Malang-Batu.

"Semuanya sudah kita pertimbangkan dari kesiapan destinasi dan siap untuk dijual dengan melihat karakteristik wisman Arab Saudi dan juga kemudahan konektivitas. Dan ditambah dengan menawarkan lima destinasi super prioritas yang sudah menjadi program presiden," kata Nia Niscaya.

Nia Niscaya mengatakan, Arab Saudi merupakan salah satu fokus pasar karena wisatawan asal negara tersebut memiliki lama tinggal (length of stay) serta pengeluaran (spending) yang besar sehingga diharapkan dengan promosi yang dilakukan di Madinah dan Jeddah ini, perolehan devisa negara dari Pariwisata dapat meningkat.

kemenparekrafwisatawanarab-saudi

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending