Tripcle / News / Detail Tripcle

Jurnalis Asing Ungkap Pengalaman Terbang Menegangkannya Naik Sriwijaya Air

Jurnalis Asing Ungkap Pengalaman Terbang Menegangkannya Naik Sriwijaya Air
Crisis Center Sriwijaya Air SJ-182 Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Jakarta - Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 menjadi sorotan baik media dalam hingga luar negeri. Jurnalis asing pun berbagi kisahnya menaiki Sriwijaya Air.

Adalah Ivan Warson, senior jurnalis senior untuk media CNN yang berbasis di Hong Kong. Sempat bertugas di Indonesia, Ivan juga terkenang akan pengalamannya yang sedikit menegangkan kala terbang dengan maskapai Sriwijaya Air.

Dilansir detikTravel dari CNN, Selasa (12/1/2021), Ivan menceritakan perihal pengalamannya terbang naik maskapai itu pada bulan Oktober 2019 lalu.

Saat itu, cuaca sedang tidak bersahabat. Sementara maskapai lain membatalkan penerbangannya, maskapai Sriwijaya Air yang ditumpangi Ivan dan rekannya dari Bandara Kalimarau ke Balikpapan tetap beroperasi sesuai jadwal.

Salah satu kendala pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 adalah cuaca buruk. Cuaca menjadi tidak menentu karena saat ini telah memasuki musim penghujan.

Salah satu kendala pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 adalah cuaca buruk. Cuaca menjadi tidak menentu karena saat ini telah memasuki musim penghujan. Foto: Pradita Utama

Hanya tak lama setelah pesawat take off, pesawat yang ditumpangi oleh Ivan mendadak mengalami turbulensi. "Tak berapa lama setelah take off, pesawat kami mulai bergoyang ke sana ke mari," ujar Ivan.

Hanya bukannya membaik, turbulensi di kabin kian menjadi-jadi seiring dengan berjalannya waktu. "Kami terbang melewati badai awan gelap," ceritanya.

Ivan menyebut, kalau pesawat yang ditumpanginya kala itu memang sudah cukup tua. Hal itu tampak dari retakan di meja kabin yang mengingatkannya pada pesawat lawas yang terbang di Rusia pasca runtuhnya Uni Soviet tahun 1990 silam.

Setelah melewati momen menegangkan itu, secercah harapan muncul lewat sinar matahari yang menyinari kabin lewat jendela pesawat. Namun, momen itu hanya berlangsung sebentar sebelum langit kembali gelap.

Dalam momen cuaca buruk tersebut, Ivan mendapati kalau sebagian besar penumpang duduk dengan mata tertutup. Tak sedikit juga yang mengucapkan doa.

Seakan tidak cukup buruk, pramugari yang duduk di bangkunya dekat pintu kabin juga ikut mengucap doa. Dalam sekejap mata, tiba-tiba kilatan cahaya datang dan diikuti oleh suara ledakan yang begitu terasa lewat getaran di kabin.

"Jadi begini akhirnya," ucap Ivan kala itu.

Perkiraan Ivan, mungkin saja mesin pesawat meledak dan terbakar. Secara cepat, Ivan juga merasakan penyesalan bahwa ia mungkin tak akan dapat melamar wanita yang kini menjadi istrinya.

Faktanya, Ivan percaya bahwa kilatan cahaya itu berasal dari petir yang menyambar langsung atau dekat dengan pesawat. Namun, hal itu tidak pernah terbukti.

sriwijaya-airsriwijaya-air-jatuhpesawat

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending