Tripcle / News / Detail Tripcle

Niat Wisnutama Gaet Influencer Dapat Lampu Hijau, Ada Kucuran Rp 72 M

Niat Wisnutama Gaet Influencer Dapat Lampu Hijau, Ada Kucuran Rp 72 M
Foto: Rengga Sancaya

Jakarta - Niat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menggandeng influencer seperti Youtuber atau selebgram mendapat lampu hijau.

Pemerintah sudah menyiapkan sederet insentif untuk menyembuhkan sektor pariwisata yang sudah babak belur dihantam virus Corona. Salah satunya anggaran untuk promosi lewat influencer.

Pemerintah total menyediakan dana Rp 10,3 triliun untuk sederet insentif di tengah-tengah merebaknya virus corona. Khusus di sektor pariwisata, pemerintah menganggarkan Rp 298,5 miliar. Secara rinci, dana tersebut merupakan insentif untuk maskapai dan travel agent sebesar Rp 98,5 miliar, anggaran promosi wisata Rp 103 miliar, kegiatan pariwisata Rp 25 miliar, dan influencer Rp 72 miliar.

Wishnutama mengatakan, dana Rp 72 miliar itu merupakan anggaran untuk promosi. Di dalamnya termasuk untuk influencer asing.

"Ini lebih ke international market. Ini yang Rp 72 miliar itu bukan untuk influencer saja, ada banyak komponen promosi. Jadi Rp 72 miliar itu untuk promosi, fame trip, untuk pengenalan destinasi wisata. Salah satunya, influencer," terangnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Pemerintah sendiri telah menetapkan 10 destinasi pariwisata yang mendapatkan insentif bagi wisatawan asing. Sebanyak 10 destinasi pariwisata yakni Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan.

Nah influencer asing yang digunakan jasanya akan diminta untuk mempromosikan 10 destinasi wisata tersebut. Asal influencernya juga akan ditentukan berdasarkan target turis yang ditetapkan.

"Misal kita pilih dari Amerika, kita cari influencer Amerika dong. Gitu dong. Masa kita mau pengaruhi market Amerika, tapi pakai influencer dari Indonesia. Kan nggak ngaruh," tuturnya.

Untuk pemilihan influencernya juga nanti tergantung dari anggarannya yang disesuaikan dengan tarif influencer tersebut. Pemerintah juga akan mempertimbangkan jangkauan dari influencer asing yang akan dipilih.

"Nanti kita pelajari. Kan ini baru disetujui. Jadi kita cari. Misalnya si A, engagement-nya berapa, viewers-nya berapa di YouTube atau Instagram. Nah dari gitu gitu lah yang akan kita lihat. Yang paling bagus, akan kita approach," tambahnya.

Anggaran untuk influencer asing ini rencananya akan direalisasikan pada Maret 2020. Namun itu juga tergantung dari penyaluran anggaran Kementerian Keuangan.

"Rencananya kan ini baru bulan Maret ya kita bisa implementasi. Tapi sekarang udah mulai rancang. Tapi detailnya belum lah, kan baru kemarin baru di-propose, disetujui, dan kita udah coba rancang strateginya bagaimana," tutupnya.

wishnutama-kusubandioinfluencerwisata-indonesiapromo-wisata-indonesiapromosi-wisata-indonesia

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending