Tripcle / News / Detail Tripcle

Ramai Pengunjung, Ranu Manduro Ditutup Pemilik Lahan

Ramai Pengunjung, Ranu Manduro Ditutup Pemilik Lahan
Foto: Enggran Eko Budianto

Mojokerto - Mojokerto viral karena keindahan sebuah bekas galian tambang bernama Ranu Manduro. Di saat tengah ramai pengunjung, pemilik lahan justru menutup Ranu Manduro.

Bekas tambang galian C yang menjelma menjadi padang rumput nan eksotis di Mojokerto mulai hari ini tidak bisa dinikmati oleh para pengunjung. Soalnya, objek wisata dadakan berjuluk Ranu Manduro itu ditutup oleh pemilik lahan.

Ranu Manduro terletak di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Tempat ini berupa padang rumput yang di dalamnya terdapat telaga bekas galian pasir dan batu. Sejak Minggu (23/2), tempat ini rampai pengunjung karena panoramanya yang indah.

Kepala Desa Manduro Manggung Gajah Eka Dwi Firmansyah membenarkan penutupan Ranu Manduro. Menurut dia, penutupan dilakukan oleh perusahaan tambang pemilik lahan, yaitu PT Wira Bumi.

Saat ini sebuah plakat warna merah dipasang di tengah jalan masuk ke Ranu Manduro. Plakat ini bertuliskan 'Dilarang Keras Memasuki Wilayah Pertambangan Tanpa Izin. Melanggar Kepmen ESDM 1827 tahun 2018 dan KUHP Pasal 167, 389, 551'.

"Yang menutup pemilik lahan. Sekarang saya di Surabaya untuk membantu warga minta izin ke perusahaan," kata Eka saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/2/2020).

Ranu Manduro Ditutup Pemilik Lahan Saat Ramai Pengunjung

Foto: Enggran Eko Budianto

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Amat Susilo mengaku belum mendapatkan informasi terkait penutupan Ranu Manduro. Sejak padang rumput di kaki Gunung Penanggungan itu viral hingga diserbu pelancong, pihaknya sebatas melakukan pemantauan.

"Sejak viral itu kami hanya memantau saja. Misalnya kalau masyarakat keberatan soal biaya masuk kami baru turun tangan. Sejauh ini tidak ada masalah," terangnya.

Amat menjelaskan, Ranu Manduro bukan kawasan wisata. Menurut dia, padang rumput itu wilayah tambang yang rawan bencana.

"Itu bukan wilayah wisata. Tanahnya labil, kalau ada longsor atau tanahnya amblas kan bahaya. Siapa yang mau bertanggungjawab," ujarnya.

Ranu Manduro Ditutup Pemilik Lahan Saat Ramai Pengunjung

Foto: Enggran Eko Budianto

Namun di lain sisi, Amat menilai Ranu Manduro layak untuk dikelola sebagai objek wisata. Hanya saja dia meminta tempat itu dikelola dengan baik. Tentu saja karang taruna atau Pemerintah Desa Manduro Manggung Gajah harus bekerja sama dengan PT Wira Bumi sebagai pemilik lahan.

"Karena itu lahannya PT Wira Bumi, menjadi hak perusahaan lahan itu mau digunakan untuk apa," tegasnya.

Sementara Kapolres Mojokerto AKBP Feby Dapot Parlindungan menyayangkan tersebarnya foto-foto di media sosial yang tidak sesuai keadaan sebenarnya Ranu Manduro. Salah satunya foto air terjun yang disebut berada di dalam objek wisata dadakan itu.

"Kami hanya mengimbau warga supaya tak termakan isu bohong. Bahwa di situ bukan kawasan wisata, tapi kawasan pertambangan. Kami juga mengimbau soal keselamatan masyarakat," tandasnya.

Ranu Manduro ditutup saat sedang ramai dikunjungi wisatawan. Menurut pengelola yang juga warga Dusun Manduro, pengunjung yang datang mencapai seribu lebih dalam sehari.

Wisatawan yang datang hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Yaitu Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Warga setempat ketiban berkah. Mulai dengan menjadi juru parkir, menyewakan sepeda motor hingga menjual makanan dan minuman.

mojokertojawa-tengahbirojatengdiy

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending