Tripcle / News / Detail Tripcle

Ranu Manduro di Mojokerto Viral Lagi, Ramainya Seperti Cendol

Ranu Manduro di Mojokerto Viral Lagi, Ramainya Seperti Cendol
Foto: Ranu Manduro (dok. Istimewa)

Mojokerto - Ranu Manduro yang viral di Mojokerto diserbu ribuan wisatawan. Lewat video viral yang beredar di media sosial, ramainya tempat ini sudah seperti cendol.

Tempat wisata dadakan yang sempat viral, Ranu Manduro di Mojokerto sudah ditutup oleh sang pemilik lahan. Penutupan ini dilakukan oleh PT Wira Bumi selaku pemilik lahan pada Selasa (25/2) lalu.

Namun belakangan, beredar video viral di media sosial Twiiter yang menunjukkan keramaian pengunjung di Ranu Manduro. Keramaian motor dan mobil pengunjung menuju ke Ranu Manduro sudah seperti cendol.

Dikumpulkan detikTravel, Minggu (1/2/2020), beberapa traveler pengguna Twitter mengunggah video pendek yang menunjukkan situasi Ranu Manduro saat sedang ramai-ramainya. Keramaian itu bahkan membuat situasi lalu lintas stuck alias tak bergerak.

Video berdurasi 12 detik tersebut menampilkan kemacetan di kawasan Ranu Manduro. Ratusan motor tampak tumpek blek di kawasan itu. Tak cuma motor, tampak juga beberapa tenda pedagang makanan ada di lokasi.

Sementara itu, video lain yang dibagikan oleh akun @Lintangnwaa menampilkan sisi lain kemacetan Ranu Manduro. Tampak pengunjung berduyun-duyun menuju ke objek wisata viral ini naik motor dan bermacet-macet ria bersama sampai tak ada yang bisa bergerak.

"Yang menyebalkan dari tempat viral ya begini, belum lagi sampahnya dimana-mana," cuit @JefryGigih, salah satu netizen menanggapi video viral tersebut.

"Rusak deh.. Dari new zealand jadi bantar gebang," imbuh @meow_leader.

Ranu Manduro memang sempat viral beberapa waktu yang lalu. Pemandangannya yang hijau dengan latar belakang gunung cantik, mengingatkan kita dengan pemandangan ala-ala New Zealand. Apalagi sempat ada video TikTok viral yang berlokasi di Ranu Manduro dengan iringan lagu 'Feeling Good'.

Namun akhirnya Ranu Manduro ditutup saat sedang ramai dikunjungi wisatawan. Meski sudah ditutup, rupanya itu tak menghentikan warga yang penasaran dan ingin mengunjungi objek wisata dadakan itu. Antrean pengunjung nampak mengular baik di dalam lokasi maupun di jalan menuju ke lokasi.

Kepala Desa Manduro Manggung Gajah, Eka Dwi Firmansyah menyebut keramaian itu merupakan inisiatif warga. Eka mengaku tidak mampu berbuat banyak untuk menghentikan kunjungan wisatawan.

"Itu inisiatif warga sendiri, PT Wira Bumi belum membukanya. Butuh waktu untuk sosialisasi ke warga. Kalau dipaksakan khawatir kami akan terjadi gesekan," kata Eka, Minggu (1/3/2020).

Untuk masuk ke destinasi wisata dadakan yang viral ini, wisatawan dikenakan biaya parkir kendaraan, Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Dana tersebut akan dipakai warga untuk memperbaiki jalan menuju ke Ranu Manduro.

ranu-manduroranu-manduro-ngoro-mojokertomojokertolahan-bekas-tambangwisata-bekas-tambang

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending