Tripcle / News / Detail Tripcle

Wonderful Indonesia Hiasi Taksi di Paris

Wonderful Indonesia Hiasi Taksi di Paris
Wonderful Indonesia di Paris, Perancis(Dok. Kemenpar dan VITO Perancis)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata memperkuat program promosi di wilayah Eropa dengan melakukan pemasangan publikasi media ruang.

Kali ini materi promosi ditempelkan pada 20 unit taksi di Paris dengan menampilkan logo Wonderful Indonesia. Promosi pada taksi di Paris ini berlangsung sepanjang bulan September 2019.

“Kami memasang materi promosi pada taksi, dengan harapan langkah ini lebih efektif mengenalkan Wonderful Indonesia ke masyarakat Paris," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya sesuai siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (17/9/2019).

Sejumlah wisatawan yang naik kapal MS Volendam singgah di Pelabuhan Tanjung Emas turun untuk berkeliling destinasi wisata di Jawa Tengah, Sabtu (6/1/2018).(Dok. Pelindo III cabang Pelabuhan Tanjung Emas)

"Terlebih, taksi-taksi tersebut terus bergerak ke berbagai penjuru sepanjang hari. Artinya, akan banyak yang melihat bahan promosi kita,” tambahnya.

Menurut Nia apa yang dilakukan kali ini merupakan lanjutan dari strategi yang sudah dilakukan pada tengahan tahun lalu. Tepatnya ketika perhelatan FIFA Women’s World Cup 2019 berlangsung.

Lebih jauh Nia mengatakan, promosi ini dilakukan karena ada banyak event berskala internasional yang dilakukan di Paris pada bulan ini.

Seperti Paris Plages (The Paris Beach), Jazz À La Villette, Paris Design Week, The Autumn Festival, Techo Parade, dan lain-lain.

"Untuk Paris Design Week saja, setidaknya diikuti oleh 300 peserta dari seluruh dunia. Sangat memungkinkan para peserta atau pengunjung melihat branding Wonderful Indonesia berkeliling Kota Paris,” jelasnya.

Nia juga menyebutkan langkah publikasi pariwisata yang dilakukan sepanjang bulan September ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness Wonderful Indonesia.

Pada Oktober nanti Wonderful Indonesia turut serta pada pameran pariwisata IFTM Top Resa.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, pasar Eropa akan terus dimaksimalkan karena terbukti memberi kontribusi yang besar bagi pariwisata Indonesia.

Berdasarkan kriteria size, sustainability, dan spending, Eropa menempati posisi kedua setelah Tiongkok di tahun 2017. Baru kemudian disusul Australia, Singapura, dan India.

“Tiongkok menjadi pasar utama wisman bukan tanpa alasan. Nilai dari size, pertumbuhan, dan spending tertinggi mencapai 92 persen. Sedangkan pasar Eropa sedikit lebih rendah yaitu dengan total nilai 77 persen. Keunggulan pasar Eropa ada pada spread atau spending,” bebernya.

Wisatawan dari Eropa sendiri rata-rata pengeluaran mencapai 1.538 dollar AS per wisman per kunjungan. Meski berada di posisi kedua, namun untuk perolehan devisa atau spread (spending) wisatawan Eropa saat itu lebih unggul mencapai $ 2,6 miliar dollar AS.

Selain melakukan berbagai promosi, ada empat strategi utama yang dilakukan Kemenpar untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, termasuk dari Eropa. Yaitu program crossborder tourism, hot deals, tourism hub, dan low-cost carrier terminal.

wonderful-indonesiakementerian-pariwisatakompasTraveltaksi-di-paris

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending