Tripcle / Story / Detail Tripcle

Cobain Nih Wisata Kuliner Ekstrem Papua, Insonem

Cobain Nih Wisata Kuliner Ekstrem Papua, Insonem
Masyarakat Kampung Dorekhar, Distrik Ayau sedang menggali pasir putih mencari insonem/cacing laut

Papua punya segudang wisata kuliner unik yang bisa dicoba. Salah satunya adalah insonem, yaitu makan cacing laut!

Raja Ampat merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Papua Barat. 09 Mei 2003, lahir sebagai Daerah Otonomi Baru. Wilayah administrasinya terbagi atas 117 Kampung/Desa, 24 Distrik/Kecamatan dan 4 Kelurahan.

Cacing laut yang sudah ditangkap dan dibersihkan siap untuk diasap

Luas wilayah 46. 108 Kilometer persegi dan hampir 82 persen wilayahnya perairan laut. Panjang garis pantainya mencapai 4. 860 km. Namun penghuninya hanya sekitar 60.000 jiwa di 35 pulau dari 2713 pulau yang ada.

Kabupaten yang dijuluki Negeri Bahari ini memiliki potensi sumber daya alam yang kaya khususnya pada sektor Kelautan, Perikanan dan Pariwisata.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Gerry Allen, Peneliti dari Departmen of Aquatic Zoology, Western Australian Museum dan Mark Erdmann, peneliti Conservation International Indonesia Marine Program, antara tahun 2002 hingga 2006 di perairan Raja Ampat ditemukan 1074 jenis ikan, 537 jenis karang. Jumlah ini menunjukkan bahwa Raja Ampat merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Proses pengasapan/asar

Selain potensi perikanannya yang kaya, perairan laut Raja Ampat juga memiliki potensi cacing laut atau oleh masyarakat setempat menyebut Insonem. Cacing laut ini tersebar di pantai utara Raja Ampat yaitu di Distrik Ayau dan Distrik Kepulauan Ayau, di mana kedua Distrik tersebut merupakan wilayah terdepan Indonesia karena berbatasan langsung dengan Negara Republik federal Palau.

Insonem merupakan cacing putih Panjang, besarnya seukuran jari-jari tangan dengan panjang 30 hingga 40 cm.

Sejak dahulu kala cacing laut/insonem ini dijadikan salah satu makanan khas masyarakat Raja Ampat khususnya yang mendiami wilayah Pantura Raja Ampat. Karena itu, dalam masyarakat Pantura juga memiliki tradisi berburu Insonem.

cacing laut yang sudah kering

Biasanya dilakukan pada siang hari atau malam hari pada saat air laut surut. Insonem hidup pada pasir putih Raja Ampat, karena itu ia berbeda dengan cacing tanah/darat yang terkenal kotor itu. Warnanya putih dan perutnya terisi pasir putih.

Cara pengolahannya pun mudah. Insonem yang sudah ditangkap lalu dibersihkan. Perutnya dibela mengeluarkan pasir kemudian dikeringkan. Ada dua Teknik pengeringan atau asar. Pertama, menggunakan asap, biasanya masyarakat membakar tempurung kelapa sehingga menimbulkan asap, lalu insonem diletakan di atas para-para (tempat pengeringan terbuat dari kayu atau pelepah kelapa)

Kedua, menggunakan sinar matahari. Insonem dijemur dengan cuaca Pantura yang sangat panas tentunya proses pengeringan sangatlah cepat. Jika sudah kering/garing maka insonem siap dimakan atau bisa juga digoreng lagi sehingga lebih garing lagi. Insonem yang sudah kering ini juga bisa bertahan lama, tidak akan busuk.


pasir putih tempat hidup dan berkembangbiaknya cacing laut/insonem

Masyarakat Ayau biasanya mengkonsumsi insonem dengan sinole kelapa, sagu, singkong rebus, pisang rebus, petatas rebus,nasi dan sebagai cemilan.

Jika berkunjung ke Pantura Raja Ampat (Distrik Ayau dan Distrik Kepulauan Ayau) maka kita dengan mudah menemukan dan menikmati insonem. Selain itu juga bisa kita temukan saat Festival Bahari Raja Ampat, juga di pasar Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat dan Kota Sorong. Kini insonem telah dijadikan kuliner khas Raja Ampat.

kulinerwisata-kulinerinsonempapuacacing-lautraja-ampat

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending