Tripcle / Story / Detail Tripcle

Mahalnya 'Hiburan' Untuk Orang Korea Selatan

Mahalnya 'Hiburan' Untuk Orang Korea Selatan
Deskterior Foto: (BBC)

Seoul - Korea Selatan begitu identik dengan berbagai cerita romantisnya. Tapi siapa sangka, warga Korsel punya jam kerja yang sangat panjang hingga sulit menghibur diri.

Korea Selatan menjadi negara maju dengan jam kerja terpanjang, menurut Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development, OECD) pada tahun 2018.

Saking panjangnya jam kerja, orang Korea Selatan akhirnya membuat hiburan tersendiri di meja kerja, deskterior. Ya, deskterior adalah tindakan mendekorasi meja kantor dengan barang-barang yang disukai.

Hal ini sengaja dilakukan agar para pekerja betah bekerja. Kalau suka warna pink, meja akan dihias dengan barang-barang berwarna senada.

Tak hanya soal warna, barang seperti kipas angin mini, pelembab udara mini dan alat sterilisasi pun umum ditemukan di meja kerja orang Korsel.

"Saya sudah bekerja di sini selama sekitar enam tahun dan mendekorasi meja saya sejak bergabung dengan perusahaan ini. Saya menghabiskan rata-rata 30.000 hingga 40.000 won (sekitar Rp350.000 hingga Rp450.000) per bulan, tapi bisa sampai 150.000 won (Rp 1,7 juta) jika ada produk baru." ujar Le Ju Hee, seorang bankir.

Mahalnya 'Hiburan' Untuk Orang Korea Selatan

Foto: (BBC)

Orang Korea yakin dengan meja kerja yang apik akan membuat mereka seperti di rumah. Faktanya orang-orang Korsel menghabiskan banyak waktu di kantor kecuali saat tidur.

Banyak orang Korsel yang menjadikan deskterior sebagai hiburan tersendiri. Tak hanya dinikmati, keindahan deskterior juga dibagikan ke medsos. Karenanya deskterior makin populer di kalangan milenial Korsel.

Kegiatan deskterior kemudian dianggap sebagai kemampuan khusus yang membanggakan. Banyak orang yang semakin kreatif dalam mendandani meja kerjanya. Mulai dari action figure sampai foto boyband kesukaan diletakkan sebagai penyemangat kerja.

Mahalnya 'Hiburan' Untuk Orang Korea Selatan

Foto: (BBC)

Meningkatnya minat terhadap deskterior membuat pasar baru bagi perlengkapan kantor unik. ada kibor nirkabel, dudukan laptop, alas meja warna-warni, bantal duduk, lampu suasana hati, action figure, alas pergelangan tangan, pot tanaman mini, dan penyegar udara.

"Saya pikir deskterior adalah tentang menunjukkan siapa Anda di tempat kerja Anda sehari-hari. Saya pikir deskterior adalah tentang menunjukkan siapa Anda di tempat kerja Anda sehari-hari," kata Lee.

Lee Hyang-eun, profesor teknik desain di Sungshin Women's University di Seoul, mengatakan bahwa fenomena deskterior lebih dari sekadar cara untuk mengurangi stres dan membuat kantor lebih nyaman. Tren ini melambangkan perubahan dalam pendekatan terhadap pekerjaan, terutama bagi kaum muda.

"Menurut saya 'deskterior' berasal dari kecenderungan untuk mencari ruang pribadi yang santai di tengah rutinitas harian yang sibuk," ungkap Lee.

Di Korea Selatan sendiri, kerja keras memiliki arti suatu kebajikan. Menurut OECD, dalam setahun, orang Korsel menghabiskan waktu selama 2024 jam di kantor. Angka ini 278 jam lebih lama dibandingkan negara-negara lain.

korea-selatanhiburandyouthizen.deskteriorhiburan-mahal

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending