Tripcle / Story / Detail Tripcle

Sedih, Kelinci Merana di Taman Kota Songdo yang Indah

Sedih, Kelinci Merana di Taman Kota Songdo yang Indah
Ilustrasi kelinci (Pungky Sudrajat/d'Traveler)

Songdo - Songdo terkenal sebagai New York-nya Korea Selatan. Di dalamnya, ada pula berbagai obyek wisata menggemaskan seperti Rabbit Island.

Dilansir dari Koreaboo, di area tengah Central Park Songdo, ada sungai buatan manusia yang mengalir dari Laut Kuning. Taman tersebut menyediakan penyewaan kano yang bisa membawa wisatawan ke Rabbit Island.

Rabbit Island sendiri adalah sebidang tanah yang dibuat khusus untuk kelinci-kelinci liar. Mereka dibiarkan berkembang biak secara alami di sana.

Namun belakangan ini, pengunjung Rabbit Island protes. Karena kelinci-kelinci menggemaskan di sana tidak diurus dengan baik.

Padahal kelinci adalah hewan yang mudah terserang penyakit. Belum lagi di tengah pandemi keadaan kelinci-kelinci semakin memburuk.

Warga mengklaim bahwa kelinci-kelinci hanya bisa makan makanan untuk rusa, jadi mereka tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan dari makanan rusa itu. Kemudian karena Rabbit Island itu berada di sebidang tanah yang dikelilingi air, kelinci-kelinci tersebut tak bisa menggali tanah dan mati karena tenggelam.

Kelinci-kelinci diduga stress dan akhirnya terus menggali tanah. Akibatnya, banyak kelinci yang mati dan bertumbuk saja di sana.

Warga akhirnya memotret bukti tersebut dan melaporkannya ke penjaga taman dan kota. Warga menganggap apa yang dilakukan oleh pengelola adalah siksaan terhadap binatang.

Para ahli menyebutkan bahwa akan sulit untuk memperbaiki situasi ini. Karena kelinci akan menghasilkan banyak anak ketika berkembang biak. Ketika itu Rabbit Island akan seperti neraka untuk mereka.

Ahli juga mengatakan bahwa kelinci-kelinci di Songdo tidak disteril. Mereka juga tidak tahu ada berapa pejantan dan betina yang hidup di sana. Tak ada vaksin, dan ini akan membuat kelinci-kelinci semakin menderita.

Pernyataan pemberian makan dua kali sehari pun dianggap palsu oleh warga. Apalagi pulau kecil ini hanya bisa diakses dengan perahu.

Akhirnya kritik dan komentar pedas terus berdatangan kepada Kota Songdo. Juru bicara Kota Songdo pun angkat bicara.

"Tak ada yang bisa dilakukan untuk Rabbit Island. Karena kematian kelinci tak bisa dihindari," ujar pernyataan tersebut.

Ini makin membuat warga panas. Penduduk lokal dan komunitas pecinta hewan di Korea Selatan mulai menggelar aksi protes. Sikap acuh terhadap kelinci ini mulai dikaitkan dengan rusa-rusa yang ada di sana. Sampai sekarang, Kota Songdo belum menanggapi kekhawatiran warga secara resmi. Namun video mengenai Rabbit Island masih dipromosikan di blog resmi Sondo City.

korea-selatanrabbit-islandkelinciwisata-kelincisongdo

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending