Tripcle / Tips / Detail Tripcle

Tips Memotret Mobil Mainan Saat Traveling

Tips Memotret Mobil Mainan Saat Traveling
Diecast di Hutan mati Gunung Papandayan

Sesi foto menjadi sebuah kewajiban saat traveling. Bukan selfie, saya senang membawa mainan ke tempat-tempat wisata yang saya datangi.

Sehabis traveling ke tempat yang kita sukai, pasti kita bakal bawa sesuatu dari sana. Mulai dari cerita perjalanan kita, foto traveling, oleh-oleh, dan lain-lain. Untuk traveler yang narsis pasti sesi foto tidak akan terlewat bukan?

Sudah suatu hal biasa ketika liburan kita menyempatkan berfoto bersama teman, keluarga, atau Anda sendiri dengan latar belakang destinasi wisata yang indah.

Tidak hanya berfoto dengan sesama manusia, wisatawan pun banyak berfoto dengan barang kesukaannya terutama yang mempunyai hobi, misalnya anda yang hobi touring pasti akan berfoto dengan kendaraan kesayangannya. Begitupun saya, selain hobi fotografi saya juga hobi mengoleksi mobil-mobilan atau kami biasa menyebutnya diecast.

Karena kedua hobi ini sangat cocok dilakukan saat traveling, jadi setiap saya traveling tidak ketinggalan membawa kamera dan diecast milik saya. Memang suatu kepuasan tersendiri ketika traveling mendapatkan foto bagus hasil memotret sendiri.

Nah, bagi Anda yang mempunyai hobi yang sama tentu perjalanan Anda akan lebih menarik jika diecast kesayangan Anda dipotret di tempat wisata yang anda kunjungi. Maka dari itu disini saya akan berbagi tips memotret mobil-mobilan koleksi kita saat traveling berdasarkan pengalaman saya.

1.Tentuan Destinasi

Sebelum Anda membawa diecast koleksi anda, pertama tentukan ke mana anda akan pergi. Misalnya, anda pergi ke tempat wisata alam seperti ke gunung, hutan, air terjun, gurun tentu akan lebih cocok bila bawa mainan mobil off-road yang terkenal dengan bannya yang besar dan kasar untuk menjelajah berbagai medan.

Mobil-mobilan jenis ini cocok ditempatkan dipermukaan berlumpur, genangan air, pasir, batu hingga salju. Lain halnya bila Anda berwisata ke suatu kota.

Di kota pasti banyak bangunan-bangunan yang menjadi ciri khas kota tersebut, belum lagi objek lain selain bangunan seperti taman, monumen dan patung. Bila Anda berwisata ke bangunan bersejarah tentu mobil-mobilan antik cocok difoto dengan latar belakang tersebut agar makin serasi.

Walaupun begitu Anda juga bisa memotret mobil-mobilan jenis lain kesukaan Anda, yang penting buatlah foto sekreatif mungkin hingga membuat Anda senang.

2. Bawa Koleksi Seperlunya

Kedua, bawalah mobil-mobilan seperlunya. Saat berwisata ke tempat yang jauh, perbekalan utama yang Anda bawa tentunya bukan mobil-mobilan dan kamera. Anda harus memilah-milah mana barang yang harus dibawa dan mana yang tidak, agar nantinya tidak keberatan saat dibawa di perjalanan, bahkan satu mobil mainan saja sudah cukup.

Selain menentukan jumlah mobil-mobilan yang dibawa, traveler juga harus tentukan mobil-mobilan sebesar apa yang akan dibawa, karena semakin besar dan banyak tentu beban yang dibawa semakin berat. Saya lebih suka membawa mobil-mobilan berskala 1:64 karena lebih praktis dibawa kemana-mana. Setelah menentukan jumlah dan ukuran mobil mainan, pilih juga mainan yang tidak mudah rusak.

Traveler mungkin punya mobil mainan yang bagus tapi mudah rusak dan patah karena benturan dan tekanan. Maka dari itu disarankan membawa tempat khusus yang melindungi koleksi Anda.

Ingat, traveler akan membawa koleksi itu keluar ke tempat wisata dimana akan ada banyak pengunjung dan aktivitas fisik yang dilakukan di sana, bukan seperti di rumah yang dipajang dan Anda nikmati sambil duduk-duduk.

3. Riset

Cari tahu informasi tentang waktu yang tepat memotret di destinasi wisata tujuan Anda. Apakah, pagi ,siang, malam, musim hujan, musim panas, musim salju dan lain-lain.

Jika di sana ada festival tentu foto Anda akan lebih menarik, mobil-mobilan Anda bisa jadi pelengkap indahnya warna-warni di festival tersebut terlebih bila Anda mendapatkan momen penting di Festival itu. Seperti yang disebutkan pada poin kedua, Anda harus hati-hati memotret mobil-mobilan di keramaian, karena rentan tersenggol bahkan terinjak.

4. Perlengkapan Kamera

Terakhir adalah perlengkapan kamera yang dibawa. Bila anda hanya ingin sekedar memotret untuk keperluan pribadi, smartphone saja sudah cukup karena praktis dan hasilnya bisa langsung diunggah ke sosial media untuk Anda pamerkan.

Lain lagi jika Anda sudah punya konsep yang lebih terperinci, mungkin Anda perlu membawa kamera DSLR dengan lensa tertentu berikut peralatan lighting. Foto seperti apa yang anda inginkan menentukan peralatan yang akan Anda bawa dan teknik yang akan dipakai.

Sekian tips yang saya berikan berdasarkan pengalaman. Mudah-mudahan memberi cara baru dalam menikmati hobi mengoleksi mobil mainan sekaligus traveling dan fotografi, daripada sekedar dipajang di rumah. Intinya hobi kita harus membuat kita lebih bahagia selama itu positif bukan malah sebaliknya.

tips-memotret-mobil-mainantravellingtips-travellingtips-memotrettips-photographytips-fotografi

Related Post

See Also

Comments

No results found.

Write comments

Math, for example, 45-12 = 33

News Feed

Sobat Pendaki, Ciremai Kini Buka Lebih Pagi

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai kembali mengeluarkan pengumuman untuk wisatawan. Kalau kemarin jalur pendakian ditutup, sekarang soal jam operasional.

Pantai Baron Terapkan Tiket Elektronik untuk Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerapkan layanan tiket elektronik atau E-ticketing di Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Layanan tersebut untuk meminimalkan kontak dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Wisata Bali Belum Pulih, Jawa Barat Siap Bantu

Bali yang mengandalkan ekonominya pada sektor pariwisata merupakan daerah yang tergolong paling parah terkena pandemi Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen akan membantu Bali. Bagaimana caranya?

Mengenal lima destinasi wisata super prioritas

Presiden Joko Widodo sedang fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia, sebagian besar masyarakat mungkin sudah mengenal tempat tersebut namun ada juga yang masih meraba-raba.

Pompeii Sepi Wisatawan, Katanya Justru Jadi Waktu yang Pas Buat Berkunjung

Kota zaman Romawi kuno Pompeii yang ada di dekat Naples dibuka lagi untuk wisatawan. Pengelola menyebut saat ini menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi situs sejarah yang dikaitkan dengan perzinahan itu.

Sandiaga Uno akan berkantor di Bali

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Syarat Umroh Terbaru di Masa Pandemi, Batas Usia Jamaah Dinaikkan

Ada beberapa syarat umroh terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan memberikan kelonggaran batasan usia untuk jamaah umroh asal Indonesia.

13 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Semua tempat di Bali indah dan menawan. Namun jika kamu bingung ingin memulai jelajah dimana, kunjungi saja tempat-tempat wisata di Bali ini dahulu ya.

Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

Aktor yang gemar travelling, Nicholas Saputra, memiliki beberapa tips ide berwisata di tengah suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"

Perusahaan teknologi Traveloka memprediksi aktivitas pariwisata berupa menginap di hotel atau vila di dalam atau luar kota tempat seseorang tinggal atau staycation tetap akan jadi tren wisata di tahun 2021.

Trending